KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data wholesales April 2026 yang menunjukkan pasar otomotif domestik mulai menggeliat pasca-Idul Fitri. Total distribusi dari pabrik ke dealer mencapai 80.776 unit, naik signifikan dari 61.268 unit pada Maret 2026. Namun yang paling menarik adalah ketatnya persaingan di papan atas antara mobil keluarga dan kendaraan niaga ringan.
Toyota Kijang Innova masih kokoh di peringkat pertama dengan 5.981 unit. Angka ini merupakan gabungan penjualan Innova Reborn sebanyak 3.010 unit dan Innova Zenix sebanyak 2.971 unit. Popularitas Innova memang tak lekang oleh waktu berkat reputasi MPV keluarga yang kabinnya lapang dan pilihan mesin yang beragam, termasuk varian hybrid pada Zenix.
Namun, jarak dengan penantang terdekat sangat tipis. Daihatsu Gran Max Pick Up mencatat distribusi 5.727 unit, hanya berselisih 254 unit dari Innova. Posisi ketiga juga ditempati kendaraan komersial, yakni Suzuki Carry Pick Up dengan 4.200 unit. Dominasi tiga besar oleh mobil niaga dan MPV ini menegaskan bahwa sektor distribusi dan logistik masih menjadi penggerak utama pasar otomotif Indonesia.
Kejutan datang dari segmen elektrifikasi. Jaecoo J5 berhasil menembus posisi enam besar dengan penjualan 3.179 unit, mengalahkan sejumlah pemain mapan seperti Toyota Calya dan Rush. BYD M6 juga sukses masuk 10 besar dengan distribusi 2.472 unit, sementara BYD Sealion 7 (1.617 unit), Geely EX2 (1.042 unit), dan Denza D9 (1.032 unit) ikut meramaikan papan tengah.
Masuknya lima model mobil listrik ke dalam daftar 20 mobil terlaris nasional menjadi sinyal kuat bahwa preferensi konsumen Indonesia mulai bergeser. Jika tren ini berlanjut, komposisi papan atas yang selama ini didominasi MPV dan pikap bisa berubah drastis dalam beberapa bulan ke depan.
Di luar 10 besar, Toyota Hilux mencatat 1.736 unit, Mitsubishi Xpander 1.572 unit, dan Honda Brio 1.522 unit. Posisi Mitsubishi Xpander Cross yang sebelumnya bertahan di 10 besar harus turun peringkat pada April ini. Sementara itu, Toyota Fortuner masih laku 1.386 unit, disusul Daihatsu Terios 1.250 unit.