Pencarian

Polres Bangka Barat Panen 15 Ton Semangka di Lahan Bekas Tambang Timah, Buktikan Lahan Kritis Bisa Produktif

Selasa, 09 Juni 2026 • 13:42:13 WIB
Polres Bangka Barat Panen 15 Ton Semangka di Lahan Bekas Tambang Timah, Buktikan Lahan Kritis Bisa Produktif
Polres Bangka Barat panen 15 ton semangka dari lahan bekas tambang timah yang subur.

BANGKA BARAT — Lahan bekas tambang timah yang tandus dan kerap dianggap sebagai lahan mati kini berubah menjadi hamparan perkebunan semangka yang subur. Polres Bangka Barat bersama Kelompok Tani (Poktani) Belo Maju berhasil membuktikan bahwa lahan kritis bisa diubah menjadi lahan bernilai ekonomi tinggi.

Dari Lahan Tandus Menjadi 15 Ton Semangka

Kapolres Bangka Barat AKBP Aditya Pratama Nugraha menjelaskan, sebanyak 2.000 bibit semangka ditanam sejak April 2026. Setelah melalui perawatan intensif selama dua bulan, hasil panen perdana mencapai 15 ton.

"Sekitar 1,8 hektare sebelumnya merupakan lahan yang sangat kritis dan tidak produktif bekas tambang timah. Melalui pengelolaan yang serius, lahan tandus ini berhasil kita ubah menjadi area perkebunan subur yang bernilai ekonomi," ujar AKBP Aditya, Senin (8/6/2026) di halaman Polres Bangka Barat.

Kolaborasi Polisi dan Petani Jadi Kunci

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama antara Polres Bangka Barat dan Poktani Belo Maju. Mereka bersama-sama mengelola lahan yang sebelumnya terbengkalai menjadi lahan produktif.

Bupati Bangka Barat Markus memberikan apresiasi tinggi atas inovasi yang dilakukan jajaran kepolisian. Menurutnya, langkah ini menjadi inspirasi nyata bagi petani di Bangka Barat.

"Ini adalah bentuk nyata keseriusan kita dalam mengelola lahan. Lahan yang kita anggap kritis dan kurang produktif ternyata masih bisa diolah dan dimanfaatkan secara optimal. Sungguh luar biasa," kata Markus.

Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan Nasional

Program ini merupakan bagian dari kontribusi kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Bupati Markus menambahkan, apa yang dilakukan Polres Bangka Barat membuktikan bahwa dengan kerja keras, kemauan, inovasi, serta kerja sama yang baik, lahan kritis bisa menghasilkan dan bernilai ekonomi.

"Semua ini adalah inspirasi nyata bagi para petani di Bangka Barat. Mereka membuktikan bahwa dengan kerja keras dan inovasi, lahan yang tadinya tidak berguna bisa menjadi sumber penghasilan," pungkas Markus.

Ke depan, Polres Bangka Barat berencana memperluas lahan pertanian serupa di titik-titik bekas tambang timah lainnya yang tersebar di wilayah Bangka Barat. Langkah ini diharapkan bisa terus berkontribusi pada ketahanan pangan sekaligus memulihkan lingkungan pascatambang.

Bagikan
Sumber: okeyboz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks