PANGKALPINANG — Rumah megah milik Liku, cukong timah ilegal yang disebut kebal hukum, berada di Lorong Hilarius, persis di seberang Indomaret. Bangunan berlantai satu itu tampil paling mewah di antara rumah sekitarnya, dengan pagar tinggi berwarna hitam dan putih yang berdiri kokoh.
Pantauan jurnalis pada Sabtu (13/6/2026) mendapati rumah tersebut sepi. Setiap sudut bangunan terpasang kamera CCTV yang menyala, seolah mengawasi setiap pergerakan di luar pagar. Tidak ada aktivitas berarti saat rombongan wartawan tiba.
Koneksi ke Smelter Baru di Jelitik
Nama Liku mencuat setelah ia disebut sebagai orang kepercayaan yang ditunjuk mengumpulkan timah ilegal dari para penambang liar. Timah itu kemudian disetor ke sebuah smelter swasta yang baru diresmikan di kawasan Jelitik, Kabupaten Bangka.
Smelter tersebut tergolong baru beroperasi, namun langsung menjadi pusat perhatian karena diduga menjadi penampung utama hasil tambang ilegal di Pulau Bangka. Liku disebut sebagai aktor kunci dalam rantai pasok ini.
Kontras dengan Penindakan Nasional
Presiden Prabowo Subianto gencar memburu dan menindak tegas para cukong tambang ilegal di berbagai daerah. Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, misalnya, langsung ditumpas tanpa ampun oleh Kejaksaan Agung dalam kasus serupa.
Namun di Pulau Bangka, situasi justru berbalik. Cukong-cukong yang berbisnis timah ilegal mendapat perlakuan spesial dan tidak tersentuh hukum. Liku menjadi contoh paling nyata dari praktik impunitas yang masih berlangsung di daerah penghasil timah ini.
Aset Melimpah Perlu Diselidiki
Tim investigasi PWI Kota Pangkalpinang mendesak aparat penegak hukum segera menyelidiki aset-aset Liku. Rumah istana di Lorong Hilarius disebut hanya salah satu dari sekian banyak properti miliknya.
“Kami menemukan indikasi kepemilikan aset yang tidak wajar. Perlu ada audit dan penyelidikan lebih lanjut oleh Kejaksaan atau Kepolisian,” ujar salah satu anggota tim investigasi yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepolisian Daerah Bangka Belitung maupun Kejaksaan Tinggi setempat. Namun desakan untuk membongkar jaringan cukong timah ilegal terus menguat, terutama setelah temuan rumah megah Liku yang selama ini luput dari sorotan publik.