TANJUNGPANDAN — Kebakaran melanda sebuah warung makan di Jalan Raya Sijuk, RT 28/RW 10, Kelurahan Paal Satu, Kabupaten Belitung, Jumat (19/4). Api dilaporkan pertama kali oleh warga sekitar melalui pesan singkat kepada BPBD Belitung pada pukul 08.05 WIB.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Tim Regu I Damkar BPBD Belitung dikerahkan ke lokasi lima menit kemudian, sekitar pukul 08.10 WIB.
"Setibanya di lokasi petugas langsung melakukan tindakan evakuasi dan pemadaman di lokasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belitung, Zainal Harison, di Tanjungpandan, Jumat.
Api Padam dalam Waktu Kurang dari 1,5 Jam
Zainal memastikan api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.20 WIB. Proses pemadaman berjalan tanpa kendala berarti di lapangan.
"Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.20 WIB tanpa kendala berarti di lapangan," ujarnya.
Diduga Kebocoran Tabung Gas dari Area Dapur
Berdasarkan keterangan awal, sumber api berasal dari area dapur warung makan tersebut. BPBD menduga kebakaran dipicu oleh kebocoran pada tabung gas elpiji tiga kilogram.
Insiden ini tidak hanya menghanguskan bangunan. Satu orang dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian kaki dan telah langsung mendapatkan penanganan medis.
Kerugian Masih dalam Pendataan
Pemilik warung diperkirakan mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah akibat kebakaran tersebut. Namun, total kerugian material secara keseluruhan masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Imbauan untuk Pelaku Usaha Kuliner
Menyikapi kejadian ini, Zainal mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner, untuk lebih waspada terhadap potensi kebocoran gas.
"Pastikan agar kondisi tabung gas, regulator, maupun selang dalam keadaan baik dan periksa secara rutin demi menghindari kejadian kebocoran gas dan menyebabkan kebakaran," katanya.
Pemeriksaan berkala terhadap regulator, selang, dan tabung gas menjadi langkah sederhana namun krusial untuk mencegah musibah serupa terulang di kemudian hari.