Pencarian

Pemprov Babel Bentuk Posko Siber Karhutla hingga Tingkat Desa, Gubernur: Percepatan Penanganan Bencana

Senin, 10 Agustus 2026 • 13:03:39 WIB
Pemprov Babel Bentuk Posko Siber Karhutla hingga Tingkat Desa, Gubernur: Percepatan Penanganan Bencana
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung memimpin apel gelar pasukan penanggulangan bencana karhutla 2026 di Pangkalpinang, Senin.

PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, resmi membentuk posko berbasis teknologi untuk penanganan karhutla dan kekeringan. Posko ini akan beroperasi mulai dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan, menyusul apel gelar pasukan penanggulangan bencana karhutla 2026 di Pangkalpinang, Senin.

Integrasi Laporan Masyarakat dan Petugas Gabungan dalam Satu Sistem

Posko siber ini dirancang untuk memantau titik panas (hotspot) secara real-time. Selain itu, sistem ini mengoordinasikan patroli terpadu dan mengintegrasikan laporan dari masyarakat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.

"Hari ini, kita bentuk posko berbasis teknologi mulai dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan," kata Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Senin.

Mekanisme Pelaporan: Warga Cukup Hubungi Posko, Petugas Langsung Bergerak

Dengan sistem ini, petugas desa, kelurahan, dan masyarakat yang mendeteksi adanya kebakaran dapat langsung melaporkan melalui posko siber. Laporan tersebut akan langsung diteruskan ke petugas gabungan di lapangan.

"Apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan, maka petugas desa, kelurahan dan masyarakat bisa melaporkan melalui posko siber ini, maka petugas BPBD, Damkar, Polri, TNI dan instansi terkait lainnya akan datang secepatnya untuk menangani kebakaran tersebut," ujarnya.

Gubernur menegaskan, kehadiran posko siber ini memangkas waktu respons petugas. "Petugas gabungan akan datang dengan waktu sesingkat-singkatnya, sehingga dapat meminimalisir kerugian dampak kebakaran tersebut," tambahnya.

Kapolda Ingatkan Bahaya Membakar Sampah di Musim Kemarau

Kapolda Kepulauan Babel, Irjen Pol Viktor T. Sihombing, menyatakan pembentukan posko ini merupakan bagian dari peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi kering. Polda Babel siap mengerahkan personel begitu menerima laporan kebakaran.

"Apabila ada laporan kejadian kebakaran, kita akan langsung mengerahkan personil kepolisian, TNI, BPBD, Basarnas dan lainnya untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan tersebut," kata Viktor.

Ia mengimbau masyarakat dan pelaku usaha perkebunan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga mengingatkan bahaya aktivitas membakar sampah rumah tangga yang kerap dianggap sepele.

"Terkadang membakar sampah kelihatan kecil, namun jika dibiarkan api tersebut akan membesar dan kita harus jaga api tersebut disaat kecil. Kecil menjadi kawan dan jika besar akan menjadi lawan," katanya.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks