Pencarian

1.000 Tambang Timah Ilegal di Babel Disorot Presiden, Gubernur Hidayat Arsani: Akan Kita Tertibkan

Jumat, 14 Agustus 2026 • 16:38:32 WIB
1.000 Tambang Timah Ilegal di Babel Disorot Presiden, Gubernur Hidayat Arsani: Akan Kita Tertibkan
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyatakan kesiapan menertibkan sekitar 1.000 tambang timah ilegal yang disorot Presiden Prabowo Subianto.

PANGKALPINANG — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani buka suara soal teguran keras Presiden RI Prabowo Subianto terkait maraknya tambang timah ilegal di daerahnya. Ia menegaskan pihaknya siap menertibkan sekitar 1.000 tambang inkonvensional (TI) yang disorot langsung oleh kepala negara dalam pidato kenegaraan.

"Ya, itu akan kita tertibkan. Apa yang disampaikan Presiden tadi ada 1.000 TI, itu akan kita tertibkan. Itu ranah hukum nanti yang jalankan," kata Hidayat usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Babel, Jumat (14/8/2026).

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak lagi membiarkan persoalan tambang ilegal berlarut-larut. Sorotan dari pemerintah pusat membuat masalah ini bukan sekadar persoalan lokal, melainkan telah menjadi perhatian nasional yang harus segera diurai.

Presiden Pertanyakan Peran Aparat di Lapangan

Dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Prabowo secara terbuka mempertanyakan bagaimana aktivitas pertambangan dalam jumlah besar bisa berlangsung tanpa diketahui aparat. Ia bahkan menegaskan aparat penegak hukum yang terbukti terlibat atau sengaja membiarkan aktivitas ilegal tersebut harus ditindak tegas.

Arahan presiden itu menempatkan persoalan tambang ilegal Babel pada level yang lebih serius. Tidak hanya menyangkut penegakan hukum di lapangan, tetapi juga integritas aparat yang bertugas mengawasi wilayah pertambangan timah.

Pemprov Babel Serahkan Penindakan ke Jalur Hukum

Menanggapi hal itu, Hidayat menyatakan dukungan penuh Pemprov Babel terhadap langkah penertiban melalui jalur hukum. Ia menegaskan pembenahan yang dilakukan tidak hanya menyasar sektor pertambangan, tetapi juga seluruh lini pemerintahan dan perekonomian daerah.

"Kita benahi semuanya, dari seluruh sektor. Seluruh pertanian, perkebunan, pariwisata, perikanan, birokrasi, semua kita benahi semuanya," ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen gubernur untuk merespons arahan presiden secara menyeluruh. Penertiban tambang ilegal menjadi prioritas utama, namun pembenahan sektor lain juga akan berjalan beriringan.

Tambang Ilegal: Persoalan Lama yang Kini Jadi Sorotan Pusat

Keberadaan tambang timah ilegal di Bangka Belitung memang bukan persoalan baru. Wilayah yang dikenal sebagai salah satu penghasil timah terbesar di Indonesia ini kerap dihadapkan pada maraknya aktivitas penambangan tanpa izin yang merusak lingkungan.

Namun, dengan adanya sorotan langsung dari presiden, penanganan kasus ini dipastikan akan berjalan lebih serius. Publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum dalam membongkar praktik tambang ilegal yang selama ini diduga melibatkan banyak pihak.

Langkah penertiban ini juga dinilai penting untuk memulihkan kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan liar yang tersebar di berbagai wilayah Babel. Dukungan penuh dari pemerintah pusat diharapkan mampu mempercepat proses penegakan hukum dan mengembalikan fungsi lahan bekas tambang.

Follow belitungsatu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarabangka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks