PANGKALPINANG — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah merampungkan pembangunan infrastruktur pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini siap dioperasikan untuk melayani kebutuhan gizi masyarakat, terutama kelompok anak sekolah.
Menteri PU Dody Hanggodo mengonfirmasi kesiapan fasilitas tersebut pada Senin (4/5/2026). Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas jangkauan layanan gizi di wilayah kepulauan melalui penyediaan dapur pusat yang terintegrasi.
Sebaran Lokasi di Bangka Tengah dan Bangka Barat
Tiga fasilitas SPPG ini tersebar di titik strategis untuk menjangkau wilayah pelosok. Lokasi pertama berada di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Dua titik lainnya terletak di Kabupaten Bangka Barat, tepatnya di Desa Belo Laut dan Desa Jebus.
Pembangunan ini difokuskan pada penguatan aksesibilitas pangan bergizi. Pemerintah menargetkan kehadiran SPPG mampu menjawab tantangan logistik di wilayah kepulauan sehingga distribusi makanan tetap berjalan optimal dan tepat waktu.
“Pembangunan dapur SPPG ini tidak hanya mencakup dapur utama, tetapi juga sarana pendukung seperti akses jalan, jaringan air bersih, dan sanitasi. Hal ini penting untuk memastikan layanan gizi yang sehat dan terjangkau bagi anak-anak sekolah,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo.
Spesifikasi Bangunan Modular Tahan Gempa
Secara teknis, gedung SPPG di Bangka Belitung dirancang dengan dimensi 20 x 20 meter. Konstruksinya menyesuaikan kondisi geografis pesisir dengan mempertimbangkan kontur lahan dan karakter tanah setempat agar bangunan tetap kokoh secara fungsional.
Struktur bangunan menggunakan sistem modular berbahan baja dan rangka hollow. Inovasi ini memberikan fleksibilitas tinggi namun tetap tangguh menghadapi potensi bencana. Fasilitas ini dirancang tahan gempa hingga parameter Sds ? 0,800g serta mampu menahan kecepatan angin hingga 39 meter per detik.
Setiap unit juga dilengkapi teknologi pendukung modern. Terdapat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sistem pemadam kebakaran, genset cadangan, hingga jaringan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk memantau operasional harian secara real-time.
Kesiapan Lahan dan Keterlibatan Kontraktor BUMN
Proyek ini dikerjakan oleh PT Adhi Karya sebagai kontraktor pelaksana, dengan manajemen konstruksi di bawah PT Ciriajasa Cipta Mandiri. Seluruh lokasi dipastikan telah memenuhi readiness criteria, mulai dari aspek legalitas lahan hingga kelengkapan dokumen teknis pembangunan.
Kementerian PU menekankan bahwa keberadaan SPPG bukan sekadar bangunan fisik. Fasilitas ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal di Bangka Belitung melalui penyerapan tenaga kerja dan pelibatan rantai pasok bahan pangan dari petani atau peternak daerah.
Langkah ini menjadi fondasi awal pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Melalui ekosistem infrastruktur yang matang, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menekan angka stunting dan meningkatkan taraf kesehatan siswa di Negeri Serumpun Sebalai.