Pencarian

Kementerian PU Rampungkan 3 Satuan Pelayanan Gizi di Bangka Belitung

Selasa, 05 Mei 2026 • 15:25:47 WIB
Kementerian PU Rampungkan 3 Satuan Pelayanan Gizi di Bangka Belitung
Tiga gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi resmi rampung dibangun di Bangka Belitung.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi merampungkan pembangunan tiga gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Proyek strategis ini menjadi fondasi infrastruktur dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah, terutama di daerah kepulauan.

Sebaran Lokasi di Bangka Tengah dan Bangka Barat

Pemerintah menempatkan tiga fasilitas ini di titik strategis untuk menjangkau populasi pelajar secara efektif. Satu unit berdiri di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Sementara itu, dua unit lainnya berlokasi di Kabupaten Bangka Barat, tepatnya di Desa Belo Laut dan Desa Jebus.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa penyelesaian proyek ini menandai kesiapan fisik infrastruktur layanan gizi di daerah. Fokus utama pembangunan bukan sekadar menyediakan ruang masak, melainkan ekosistem pendukung yang menjamin kebersihan dan distribusi hasil pangan.

"Pembangunan dapur SPPG ini tidak hanya mencakup dapur utama, tetapi juga sarana pendukung seperti akses jalan, jaringan air bersih, dan sanitasi. Hal ini penting untuk memastikan layanan gizi yang sehat dan terjangkau bagi anak-anak sekolah," ujar Menteri Dody dalam rilis resminya, Senin (4/5/2026).

Konstruksi Modular Baja Tahan Cuaca Pesisir

Mengingat letak geografis Bangka Belitung yang dikelilingi laut, desain bangunan SPPG disesuaikan dengan tantangan iklim pesisir. Gedung berukuran 20 x 20 meter ini dibangun menggunakan kombinasi material modular baja, rangka hollow, dan pasangan bata terkekang. Struktur tersebut dipilih karena memiliki durabilitas tinggi dan efisiensi waktu konstruksi.

Ketahanan bangunan terhadap bencana juga menjadi prioritas. Arsitektur gedung telah memenuhi standar keamanan terhadap guncangan gempa dan terpaan angin kencang. Penyesuaian ini dilakukan setelah mempertimbangkan karakter tanah serta kontur lahan di masing-masing lokasi pembangunan.

Fasilitas Sanitasi dan Dukungan Teknologi Informasi

Aspek higienitas menjadi standar wajib dalam operasional SPPG. Setiap unit dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri dan sistem ventilasi udara yang mumpuni. Selain itu, tersedia perangkat pemadam kebakaran sebagai prosedur keselamatan kerja di area dapur utama.

Untuk mendukung keberlanjutan operasional, pemerintah menyertakan fasilitas penunjang teknis yang lengkap:

  • Jaringan air bersih yang terintegrasi langsung ke area pengolahan makanan.
  • Dukungan listrik cadangan (genset) untuk mengantisipasi gangguan daya.
  • Infrastruktur teknologi informasi guna pemantauan stok dan distribusi gizi.
  • Akses jalan yang memadai untuk mobilisasi logistik bahan baku pangan.

Selesainya pembangunan tiga SPPG di Bangka Belitung ini diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah kepulauan lain di Indonesia. Pemerintah optimistis pemerataan infrastruktur gizi akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan dan prestasi akademik siswa di Bumi Serumpun Sebalai.

Bagikan
Sumber: radarbangsa.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks