Pencarian

BNPB Masih Hitung Kerusakan Bangunan Akibat Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, Warga Panik Berhamburan

Selasa, 16 Juni 2026 • 14:27:31 WIB
BNPB Masih Hitung Kerusakan Bangunan Akibat Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, Warga Panik Berhamburan
Warga Kota Palu berhamburan keluar rumah setelah gempa berkekuatan M 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan laporan sementara mencatat kerusakan bangunan di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Namun, ia menegaskan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing wilayah masih melakukan asesmen langsung di lapangan.

"Rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat," kata Abdul dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6).

Guncangan Enam Detik di Palu, Warga Lari ke Luar Rumah

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,03 Lintang Selatan dan 120,24 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa terletak sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu.

Di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu, guncangan dirasakan cukup kuat selama empat hingga enam detik. Warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. BPBD Kota Palu langsung melakukan pemantauan dan asesmen cepat pascagempa.

Getaran Terasa di Lima Daerah, BPBD Turun ke Lokasi

Guncangan juga dilaporkan terasa di Kabupaten Donggala dengan intensitas sedang selama sekitar dua detik. Di Kabupaten Poso, warga merasakan getaran kuat selama kurang lebih enam detik. Sementara di Kabupaten Sigi, gempa berlangsung sekitar lima detik hingga memaksa warga keluar rumah untuk mengantisipasi gempa susulan.

Di Kabupaten Parigi Moutong, getaran membuat jendela dan pintu berderik, serta dinding bangunan mengeluarkan suara akibat guncangan. BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) serta Pusdalops BPBD setempat telah berkoordinasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai dampak gempa.

Belum Ada Kebutuhan Mendesak, Warga Diminta Waspada

Hingga siaran pers diterbitkan, belum ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan dari daerah terdampak. Meski demikian, BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.

"Warga diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah, serta segera menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang," ujar Abdul.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks