TANJUNGPANDAN — Perum Bulog Cabang Belitung memastikan stok Minyakita sebanyak 92.000 liter di gudang penyimpanan dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Pulau Belitung. Seluruh kuota bulanan untuk periode Juni 2026 juga telah terpenuhi secara maksimal.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Belitung Syahrianza Rahman mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas stok atau ketersediaan Minyakita secara berkesinambungan.
"Kami pastikan stok Minyakita cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Syahrianza Rahman di Tanjungpandan, Selasa.
Harga Distribusi di Bawah HET untuk Jangkau Daya Beli
Dalam menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen, Perum Bulog Belitung menyalurkan Minyakita ke pedagang pasar dengan harga Rp14.250 per liter. Adapun HET untuk komoditas Minyakita di tingkat konsumen akhir saat ini sebesar Rp15.700 per liter.
Melalui skema harga distribusi yang terukur tersebut, Syahrianza berharap para pedagang dan mitra dapat mematuhi kebijakan HET yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kami akan terus menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi lonjakan harga minyak goreng di pasaran," ujarnya.
Stok Aman Hingga Akhir Bulan
Stok Minyakita kemasan satu liter yang tersimpan di gudang Bulog Belitung mencapai 92.000 liter. Jumlah tersebut dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Pulau Belitung dalam beberapa pekan ke depan.
Perum Bulog Cabang Belitung juga memastikan seluruh kuota bulanan Minyakita untuk periode Juni 2026 telah terpenuhi secara maksimal. Tidak ada kendala distribusi yang dilaporkan hingga saat ini.