PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk mengeluarkan peringatan resmi terkait maraknya informasi lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan perusahaan dan anak usahanya. Dalam keterangan yang diterima, Senin (24/2), perusahaan memastikan tidak ada proses rekrutmen yang berjalan saat ini.
Modus Pelaku: Undangan Wawancara Palsu dan Permintaan Transfer Uang
Pelaku penipuan menggunakan berbagai cara untuk menjerat korban. Salah satu modus yang paling sering terdeteksi adalah mengirimkan undangan wawancara kerja yang didesain mirip surat resmi perusahaan.
Setelah korban terpikat, pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan dalih biaya transportasi, akomodasi, atau administrasi. Uang tersebut dijanjikan akan dikembalikan setelah korban diterima bekerja.
Kanal Resmi Hanya Dua: Website dan Instagram
PT TIMAH menegaskan bahwa seluruh informasi rekrutmen hanya diumumkan melalui dua kanal resmi. Masyarakat diminta mengakses situs www.timah.com dan akun Instagram resmi @officialtimah untuk mendapatkan informasi yang valid.
“PT TIMAH (Persero) Tbk menyampaikan bahwa saat ini perusahaan tidak sedang membuka rekrutmen atau penerimaan karyawan baru,” ujar Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan.
Proses Rekrutmen Tidak Dipungut Biaya Seperak Pun
Anggi menambahkan, perusahaan tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apapun selama proses rekrutmen berlangsung. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur dengan tawaran yang menjanjikan kelulusan atau kemudahan masuk kerja dengan imbalan uang.
“Masyarakat diharapkan lebih bijak dan teliti agar tidak menjadi korban penipuan,” pesan Anggi.
Langkah Verifikasi Sebelum Percaya dan Menyebarkan Informasi
PT TIMAH meminta masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi mandiri sebelum mempercayai informasi lowongan kerja. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran informasi palsu yang dapat merugikan banyak orang.
Jika menemukan tawaran kerja yang mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya ke kanal resmi perusahaan atau aparat kepolisian setempat.