Pencarian

Blackout Sumut Tewaskan Dua Karyawan Toko Akibat Keracunan Genset, Polisi Selidiki Peristiwa di Batubara

Minggu, 24 Mei 2026 • 12:41:36 WIB
Blackout Sumut Tewaskan Dua Karyawan Toko Akibat Keracunan Genset, Polisi Selidiki Peristiwa di Batubara
Dua karyawan toko di Batubara meninggal akibat keracunan karbon monoksida dari genset selama pemadaman listrik.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Peristiwa tragis ini menambah daftar dampak fatal dari gangguan kelistrikan yang melumpuhkan aktivitas di Sumut. Dua korban meninggal diketahui berinisial RR (24) dan AA (22), sementara dua rekannya, M (22) dan DCA (17), masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bidadari setelah ditemukan dalam kondisi pingsan.

Kronologi Penemuan di Ruko Terkunci Rapat

Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, menjelaskan peristiwa itu pertama kali terungkap sekitar pukul 12.30 WIB pada Sabtu (23/5). Rekan kerja yang datang untuk membuka toko di ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, mendapati bangunan masih tertutup rapat tanpa tanda-tanda kehidupan dari dalam.

"Namun saat tiba di lokasi, kondisi ruko masih tertutup rapat dan tidak ada respons dari dalam," kata Rahmat, Minggu (24/5).

Setelah gagal menghubungi para penghuni via telepon, pengawas toko meminta warga untuk membuka paksa pintu. Di dalam kamar, mereka menemukan empat orang dalam kondisi mengenaskan. Dua sudah tidak bernyawa, dua lainnya pingsan. Seluruh korban adalah karyawan toko aksesori ponsel yang tinggal di ruko tersebut.

Genset di Ruang Tertutup: Ancaman Senyap Saat Blackout

Dugaan sementara, keempat korban keracunan karbon monoksida (CO) dari mesin genset yang dioperasikan di dalam ruangan tanpa ventilasi memadai. Gas CO tidak berbau dan tidak berwarna, namun dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kematian dalam hitungan menit karena mengikat hemoglobin dalam darah lebih kuat dari oksigen.

"Keempat korban telah dievakuasi ke RSUD Bidadari. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Namun dugaan sementara mengarah pada keracunan asap genset yang digunakan selama listrik padam," jelas Rahmat.

Praktik menyalakan genset di dalam ruang tertutup kerap terjadi saat pemadaman darurat, terutama di ruko yang berfungsi ganda sebagai tempat tinggal dan usaha. Minimnya sosialisasi tentang bahaya karbon monoksida dan desain bangunan tanpa sirkulasi udara menjadi faktor risiko yang mematikan.

Blackout Akibat Gangguan Transmisi dari Jambi

Padam listrik massal yang memicu tragedi ini terjadi sejak Jumat (22/5) pukul 18.44 WIB. Gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo - Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, memutus suplai listrik ke seluruh Sumut. Cuaca buruk disebut sebagai pemicu gangguan pada sistem interkoneksi kelistrikan Sumatra itu.

Pemadaman yang berlangsung lebih dari 24 jam ini melumpuhkan aktivitas rumah tangga, perkantoran, hingga layanan transportasi umum. Masyarakat di sejumlah daerah bergantung pada genset sebagai sumber listrik alternatif, tanpa selalu menyadari risiko fatal dari penggunaannya di ruang tertutup.

Pelajaran dari Tragedi Batubara

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa bencana teknis seperti pemadaman listrik bisa memicu korban jiwa akibat kepanikan dan kurangnya informasi keselamatan. Polisi masih menyelidiki apakah ada unsur kelalaian dalam peristiwa ini, termasuk apakah genset yang digunakan sesuai standar keamanan.

Bagi masyarakat yang terpaksa menggunakan genset saat listrik padam, otoritas kesehatan dan kepolisian mengingatkan untuk selalu menempatkan mesin di luar ruangan atau area dengan ventilasi terbuka, jauh dari jendela dan pintu yang bisa menjadi jalur masuk gas beracun ke dalam bangunan.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks