BANGKA BARAT — Manajemen PT TIMAH tak hanya menyediakan hewan kurban, tapi juga memfasilitasi proses pemotongan dan distribusi daging yang menyasar kelompok rentan di sekitar kompleks perusahaan. Ketua Panitia Kurban Masjid Al Huda, Alexander, menyebutkan total hewan yang disembelih mencapai enam ekor, terdiri dari lima sapi dan satu kambing.
“Tahun ini Masjid Al Huda menerima hewan kurban dari jamaah yang merupakan karyawan PT TIMAH menyembelih sebanyak empat ekor sapi, ditambah satu ekor sapi bantuan dari PT TIMAH serta satu ekor kambing dari jamaah. Seluruh hewan kurban ini berasal dari partisipasi dan kepedulian insan PT TIMAH,” ujar Alexander dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Daging Kurban untuk Tenaga Alih Daya dan Guru Ngaji
Distribusi daging kurban tidak hanya menyasar masyarakat umum. Alexander merinci bahwa penerima manfaat mencakup anak yatim, fakir miskin, tenaga alih daya (TAD), tenaga kebersihan, guru ngaji, janda, serta warga yang bermukim di sekitar lingkungan perusahaan.
“Daging kurban akan dibagikan kepada anak yatim, fakir miskin, tenaga kebersihan, guru ngaji, masyarakat sekitar kompleks, hingga panitia kurban agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” kata Alexander.
Momentum Kebersamaan di Tengah Aktivitas Produksi
Penyembelihan yang berlangsung di tempat pemotongan hewan (TPH) PT TIMAH ini menjadi ajang mempererat kebersamaan antar karyawan lintas divisi. Suasana gotong royong terlihat sejak proses penyembelihan hingga pengemasan daging yang dilakukan langsung oleh para karyawan dan jamaah masjid.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang konsisten dijalankan oleh insan PT TIMAH di Bangka Barat. Selain sebagai bentuk syiar Idul Adha, penyaluran daging kurban juga menjadi salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) yang menyasar langsung kebutuhan pangan masyarakat sekitar.