BANGKA TENGAH — Pos Kamling itu diharapkan menjadi pusat koordinasi warga untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Kepala Desa Kulur, Ahmad Yani, menerima langsung bantuan tersebut dari pihak perusahaan.
Fasilitas untuk Ronda dan Kebersamaan
Pembangunan pos kamling ini bukan sekadar mendirikan bangunan fisik. PT TIMAH menempatkan program ini dalam kerangka TJSL aspek sosial dan budaya, yang berarti ada target jangka panjang untuk menggerakkan partisipasi masyarakat.
“Kehadiran perusahaan telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga,” kata Ahmad Yani saat menanggapi bantuan tersebut. Ia mengapresiasi konsistensi PT TIMAH dalam mendukung pembangunan desa melalui berbagai program sosial.
Sinergi Perusahaan dan Pemerintah Desa
Bantuan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara perusahaan tambang pelat merah itu dengan pemerintah desa. Fokusnya pada pembangunan fasilitas umum yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
Dengan adanya pos kamling, kegiatan ronda malam diharapkan lebih terorganisir. Warga juga memiliki tempat berkumpul yang representatif untuk membahas isu keamanan dan kegiatan sosial lainnya.
Komitmen Berkelanjutan PT TIMAH
Program TJSL PT TIMAH di Bangka Belitung selama ini mencakup berbagai sektor, dari infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi. Pembangunan pos kamling di Desa Kulur menjadi bukti bahwa aspek keamanan lingkungan juga menjadi perhatian perusahaan.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana pembangunan pos kamling serupa di desa-desa lain di sekitar wilayah operasional perusahaan.