Pencarian

BNN Bangka Belitung Bangun Pusat Rehabilitasi Religi Gratis untuk Pecandu Narkotika, Atasi Antrean Panjang di RSJ Sungailiat

Sabtu, 27 Juni 2026 • 22:18:31 WIB
BNN Bangka Belitung Bangun Pusat Rehabilitasi Religi Gratis untuk Pecandu Narkotika, Atasi Antrean Panjang di RSJ Sungailiat
BNN Babel bersama Kemenag bangun pusat rehabilitasi religi gratis untuk pecandu narkotika.

PANGKALPINANG — BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat untuk menghadirkan pusat rehabilitasi dengan pendekatan spiritual. Program ini memadukan terapi medis, kesehatan, sosial, dan bimbingan keagamaan seperti ibadah, zikir, serta konseling.

Kapasitas RSJ Sungailiat Tak Lagi Mencukupi

Keterbatasan layanan rehabilitasi rawat inap menjadi alasan utama pembangunan fasilitas ini. RSJ Sungailiat, satu-satunya rumah sakit yang menyediakan layanan tersebut di Babel, hanya memiliki 20 tempat tidur untuk pasien laki-laki dan delapan tempat tidur untuk pasien perempuan.

"Saat ini ratusan pecandu narkotika mengantre untuk menjalani rehabilitasi rawat inap di RSJ Sungailiat," ujar Eko Kristianto di Pangkalpinang, Sabtu.

Masjid Dijadikan Pusat Pemulihan

BNN telah menginisiasi pembangunan masjid yang akan difungsikan sebagai pusat rehabilitasi religi. Langkah ini diambil agar lebih banyak pengguna narkotika dapat memperoleh layanan pemulihan tanpa harus menunggu lama.

"Pelayanan pusat rehabilitasi religi ini tidak dipungut biaya atau gratis bagi masyarakat," tegas Eko.

Terapi Spiritual sebagai Metode Baru

Pendekatan religi diharapkan menjadi pelengkap metode rehabilitasi konvensional. Pasien tidak hanya mendapatkan perawatan medis untuk mengatasi ketergantungan fisik, tetapi juga bimbingan spiritual untuk memperkuat mental dan keimanan.

Kolaborasi dengan Kemenag Babel memastikan program konseling keagamaan dan bimbingan ibadah berjalan sesuai standar. Pusat rehabilitasi ini ditargetkan mampu menampung lebih banyak pasien dibandingkan kapasitas RSJ Sungailiat yang saat ini hanya 28 tempat tidur.

Mengapa Antrean Rehabilitasi di Babel Mengular?

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama ini hanya mengandalkan RSJ Sungailiat sebagai satu-satunya fasilitas rehabilitasi rawat inap milik pemerintah. Dengan jumlah pecandu yang terus meningkat, fasilitas tersebut dinilai tidak lagi memadai.

Pembangunan pusat rehabilitasi religi menjadi solusi jangka pendek untuk mengurai antrean panjang. Ke depan, BNN Babel berencana terus mengembangkan layanan serupa di wilayah lain di provinsi tersebut.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks