Pencarian

Akses Nelayan di Batu Kodok Bangka Selatan Kini Lebih Aman, Jembatan Sepanjang 100 Meter Diresmikan

Senin, 29 Juni 2026 • 14:26:31 WIB
Akses Nelayan di Batu Kodok Bangka Selatan Kini Lebih Aman, Jembatan Sepanjang 100 Meter Diresmikan
Jembatan baru sepanjang 100 meter di Batu Kodok resmi dibangun untuk memudahkan akses nelayan.

BANGKA SELATAN — Aktivitas nelayan di kawasan Batu Kodok, Kabupaten Bangka Selatan, mendapat angin segar. PT TIMAH (Persero) Tbk menyerahkan bantuan pembangunan infrastruktur berupa jembatan akses yang menjadi urat nadi mobilitas para nelayan menuju perahu mereka.

Kondisi Sebelum Ada Bantuan: Swadaya Terbatas

Sebelum mendapatkan dukungan dari BUMN tambang itu, jembatan papan tersebut dibangun murni dari hasil swadaya masyarakat. Perwakilan Nelayan Batu Kodok, Sukur, mengungkapkan proses pengerjaan berlangsung selama kurang lebih dua pekan.

“Awalnya jalan ini kami bangun khusus untuk akses nelayan. Jadi kalau air laut sedang pasang, kami yang ingin turun ke perahu menjadi lebih mudah, nyaman, dan jalannya juga jauh lebih aman,” ujar Sukur.

Keterbatasan biaya membuat pembangunan dilakukan secara bertahap. Dana dikumpulkan dari gotong royong warga, bantuan para pedagang setempat, hingga hasil pengelolaan parkir kawasan wisata.

Wisatawan Mulai Ramai, Akses Nelayan Terhalang Kendaraan

Seiring berkembangnya Batu Kodok menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi, muncul tantangan baru. Akses para nelayan menuju perahu kerap terhalang oleh kendaraan pengunjung yang parkir sembarangan. Jembatan yang semula hanya untuk kebutuhan melaut, kini harus berbagi ruang dengan aktivitas wisata.

Kondisi inilah yang mendorong perlunya perkuatan infrastruktur agar fungsi utama jembatan sebagai jalur nelayan tidak terganggu. Bantuan dari PT TIMAH hadir untuk memastikan akses tersebut tetap aman dan fungsional dalam jangka panjang.

Bantuan PT TIMAH: Jembatan Kini Lebih Kokoh

Bantuan dari PT TIMAH tidak hanya mempercepat penyelesaian jembatan, tetapi juga meningkatkan kualitas konstruksinya. Dengan material yang lebih kuat, jembatan papan sepanjang 100 meter itu kini mampu menahan beban lebih berat dan kondisi cuaca ekstrem di pesisir.

Para nelayan setempat menyambut baik bantuan ini. Mereka menilai perbaikan infrastruktur sangat krusial, terutama saat musim barat tiba yang kerap memicu gelombang tinggi dan pasang maksimal. Jembatan yang kokoh menjadi jaminan keselamatan saat mereka harus berangkat melaut di dini hari atau saat air laut sedang naik.

Bagikan
Sumber: ayobangka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks