Pencarian

Kanwil Kemenkum Babel Peringati Hari Keluarga Nasional, Pegawai Diingatkan soal Bahaya Gawai pada Anak

Selasa, 30 Juni 2026 • 02:08:31 WIB
Kanwil Kemenkum Babel Peringati Hari Keluarga Nasional, Pegawai Diingatkan soal Bahaya Gawai pada Anak
Pegawai Kanwil Kemenkum Babel mengikuti upacara peringatan Hari Keluarga Nasional 2026 di kantor Pangkalpinang.

PANGKALPINANG — Pegawai Kanwil Kemenkum Babel mengikuti upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 di halaman kantor setempat, Senin (29/6). Kepala Kanwil Kemenkum Babel, Johan Manurung, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

Apa Pesan Utama Peringatan Harganas Tahun Ini?

Dalam amanatnya, Johan Manurung menyampaikan bahwa Harganas menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa. Ia mengingatkan bahwa tantangan era VUCA—Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity—menuntut keluarga menjadi lingkungan yang aman, tangguh, dan adaptif.

“Peringatan Hari Keluarga Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh. Dari keluarga yang berkualitas, kita dapat membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045,” kata Johan.

Bonus Demografi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

Ketahanan keluarga dinilai strategis dalam memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Peningkatan kualitas SDM, menurut amanat yang dibacakan Johan, harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui penguatan kesehatan, pendidikan karakter, ketahanan mental, dan pemenuhan gizi seimbang sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Peran ayah dalam pengasuhan anak juga mendapat sorotan. Ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga figur yang hadir secara fisik, emosional, dan spiritual.

Orang Tua Diminta Batasi Gawai Anak

Orang tua diimbau untuk membatasi penggunaan gawai pada anak serta mengarahkan pemanfaatan teknologi pada kegiatan edukatif, produktif, dan positif. Penguatan fungsi keluarga disebut strategis dalam mencegah permasalahan sosial seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan kekerasan remaja.

Upacara turut dihadiri Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Rahmat Fery Pontoh, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, N.A. Triandini Oscar, serta seluruh pegawai Kanwil Kemenkum Babel. Bertindak sebagai perwira upacara Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum, Muhammad Bang-Bang, dan komandan upacara Analis SDM Aparatur Ahli Muda, Akbar Aidul Poetra.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks