Program pemberdayaan ini jauh dari sekadar seremonial. Selama beberapa hari, peserta mendapatkan materi dasar kewirausahaan, identifikasi potensi usaha dan peluang pasar lokal, hingga teknis penyusunan rencana bisnis.
Materi lain mencakup manajemen produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. BRI Peduli juga menyertakan sesi penguatan mental dan motivasi berwirausaha, serta pendampingan bisnis pasca-pelatihan untuk memastikan para peserta benar-benar siap merintis usaha.
Mengapa Purna PMI Butuh Program Ini?
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membangun ketahanan ekonomi para purna PMI. Setelah bertahun-tahun bekerja di luar negeri, mereka kerap menghadapi tantangan saat kembali ke tanah air, terutama dalam hal keberlanjutan penghasilan.
"Program pemberdayaan purna PMI dirancang untuk membekali berbagai keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan guna membangun ketahanan ekonomi, baik melalui pengembangan usaha maupun peningkatan peluang kerja di dalam negeri," ujar Dhanny dalam keterangan resminya.
Target Peserta dan Dampak ke Depan
Pelatihan di Cirebon ini merupakan bagian dari rangkaian program CSR BRI Peduli yang menyasar para pekerja migran yang telah kembali. Dengan keterampilan baru, para peserta diharapkan tidak lagi bergantung pada peluang kerja di luar negeri, melainkan mampu menciptakan lapangan kerja sendiri di kampung halaman.
Pendampingan pasca-pelatihan menjadi kunci agar ilmu yang didapat tidak berhenti di ruang kelas. BRI akan memantau perkembangan usaha para peserta dan memberikan konsultasi jika diperlukan.