MENTOK — Lahan kritis di samping Mapolres Bangka Barat kini berubah fungsi. Sebanyak 43 batang pohon ditanam di lokasi tersebut oleh personel yang baru saja menerima kenaikan pangkat. Kegiatan ini menjadi tradisi baru yang diharapkan berkelanjutan di lingkungan kepolisian setempat.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menyebutkan, penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni. "Kami berharap ini bisa menjadi tradisi yang baik dan berkelanjutan, sebagai bentuk rasa syukur, tanggung jawab dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan," ujarnya di Mentok, Selasa.
Lahan Ketahanan Pangan di Samping Mapolres
Pohon-pohon itu ditanam di lahan yang juga disiapkan sebagai area ketahanan pangan. Kapolres menegaskan, setiap kenaikan pangkat harus diiringi peningkatan kualitas pengabdian. "Pohon yang kita tanam hari ini menjadi simbol pengabdian yang terus bertumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang," kata Pradana.
Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi personel. Namun, penghargaan itu harus dibarengi dengan tanggung jawab yang lebih besar, termasuk terhadap lingkungan sekitar.
18 Personel Terima Penghargaan atas Prestasi dan Pengungkapan Narkoba
Dalam upacara yang sama, 18 personel lainnya menerima penghargaan. Prestasi yang diakui antara lain keberhasilan mengungkap kasus narkotika sabu seberat 1,040 kilogram. Ada juga penghargaan untuk penyelesaian perkara melalui program keadilan restorasi dan prestasi di bidang olahraga.
Kapolres berharap seluruh personel terus menjaga kepercayaan masyarakat. "Mari terus berbuat yang terbaik untuk institusi, memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat, dan menjadikan Polres Bangka Barat semakin maju dalam berbagai bidang," katanya.
Menjaga Lingkungan Bagian dari Pengabdian Anggota Polri
Pradana menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengabdian anggota Polri. Tradisi menanam pohon ini diharapkan menjadi budaya positif yang terus dilaksanakan pada setiap momentum penting di lingkungan Polres Bangka Barat.
Dengan adanya lahan ketahanan pangan ini, ke depan kawasan Mapolres Bangka Barat tidak hanya menjadi pusat pelayanan keamanan, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan dan ketahanan pangan lokal.