Pencarian

NTP Petani Bangka Belitung Naik 2,20 Persen ke 162,13, Subsektor Perkebunan Rakyat Jadi Pendorong Utama

Rabu, 01 Juli 2026 • 20:23:01 WIB
NTP Petani Bangka Belitung Naik 2,20 Persen ke 162,13, Subsektor Perkebunan Rakyat Jadi Pendorong Utama
NTP petani Bangka Belitung naik 2,20 persen mencapai 162,13 pada Juni 2026.

PANGKALPINANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaporkan kenaikan NTP ini didorong oleh subsektor tanaman perkebunan rakyat yang indeksnya melonjak 3,13 persen. Tanaman pangan juga ikut naik 0,59 persen, memperkuat sinyal positif bagi petani di daerah yang dikenal sebagai salah satu sentra lada dan karet nasional.

Subsektor Hortikultura dan Peternakan Justru Anjlok

Namun, tidak semua kabupaten menikmati tren positif. Kepala BPS Kepulauan Babel, Sugeng Arianto, mengungkapkan bahwa subsektor hortikultura justru mengalami penurunan signifikan hingga 9,46 persen. Peternakan juga turun 1,21 persen, sementara perikanan merosot tipis 0,10 persen.

"Semakin tinggi kenaikan NTP ini maka akan semakin sejahtera petani di daerah ini," kata Sugeng di Pangkalpinang, Rabu. Ia menjelaskan, kenaikan NTP disebabkan oleh naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 3,03 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya naik 0,82 persen.

Apa Arti Kenaikan It dan Ib bagi Petani?

It adalah indikator yang mengukur fluktuasi harga komoditas yang dihasilkan petani. Pada Juni 2026, It secara umum mencapai 206,06, naik dari 199,99 pada bulan sebelumnya. Kenaikan ini terutama berasal dari subsektor tanaman perkebunan rakyat yang naik 4,01 persen dan tanaman pangan sebesar 1,25 persen.

Sementara itu, Ib yang mencerminkan harga barang konsumsi dan biaya produksi petani hanya naik tipis. Artinya, pendapatan petani tumbuh lebih cepat dibandingkan pengeluarannya — kondisi ideal yang mendorong kesejahteraan.

"Pada Juni tahun ini, secara umum Ib sebesar 127,09 atau naik 0,82 persen bila dibanding Ib bulan sebelumnya 126,06," ujar Sugeng.

Enam Kabupaten, Satu Tren: Antara Harapan dan Tantangan

Pemantauan harga perdesaan dilakukan di enam kabupaten: Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur. Hasilnya menunjukkan kenaikan NTP yang merata di seluruh wilayah, meskipun dengan laju yang berbeda.

Kenaikan NTP ini menjadi kabar baik di tengah fluktuasi harga komoditas global yang kerap mempengaruhi sektor perkebunan di Babel. Namun, penurunan di subsektor hortikultura dan peternakan mengingatkan bahwa diversifikasi pangan lokal masih perlu diperkuat agar petani tidak hanya bergantung pada satu komoditas unggulan.

Dengan NTP di atas 100, artinya petani di Bangka Belitung secara rata-rata masih berada dalam posisi surplus — harga jual hasil panen lebih tinggi dari biaya hidup dan produksi. Namun, tekanan di subsektor tertentu perlu diantisipasi agar kesejahteraan petani tidak timpang antarkomoditas.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks