Pencarian

PT Timah Gandeng The Tanggokers Selamatkan Tiga Spesies Ikan Tempalak Endemik Bangka yang Terancam Punah

Senin, 06 Juli 2026 • 17:08:31 WIB
PT Timah Gandeng The Tanggokers Selamatkan Tiga Spesies Ikan Tempalak Endemik Bangka yang Terancam Punah
The Tanggokers dan PT Timah bekerja sama konservasi tiga spesies ikan tempalak endemik Bangka.

PANGKALPINANG — Tiga spesies ikan tempalak endemik Pulau Bangka, yakni Betta burdigala, Betta chloropharynx, dan Betta schalleri, kini berada di ambang kepunahan. Kondisi ini mendorong Yayasan Ikan Endemik Bangka Belitung atau The Tanggokers menggandeng PT Timah (Persero) Tbk dalam program konservasi yang lebih serius.

Apa Isi Buku Biodiversitas Ikan Tempalak yang Baru Diterbitkan?

Hasil penelitian yayasan tersebut telah dibukukan dalam "Biodiversitas Ikan Tempalak (Wild Betta) Endemik Pulau Bangka". Buku ini memuat karakteristik, persebaran, hingga habitat alami masing-masing spesies.

"Publikasi ini diharapkan menjadi referensi ilmiah sekaligus media edukasi yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keberadaan ikan endemik beserta ekosistem habitatnya," kata Dewan Pembina Yayasan Ikan Endemik Bangka Belitung, Swarlanda Gusti, di Pangkalpinang, Senin.

Peran PT Timah dalam Konservasi Ikan Endemik Bangka

Dukungan BUMN tambang itu tidak hanya sebatas pendanaan riset. PT Timah juga memfasilitasi pembangunan kolam-kolam mini yang akan dimanfaatkan sebagai sarana konservasi dan pengembangbiakan ikan tempalak.

"Dukungan PT Timah ini penting untuk mendukung proses penyusunan buku melalui fasilitasi kegiatan penelitian serta pembangunan kolam-kolam mini," ujar Swarlanda.

Rencana Selanjutnya: Dokumentasi Nama Lokal Ikan

The Tanggokers saat ini tengah mempersiapkan buku lanjutan. Berbeda dengan edisi pertama yang fokus pada aspek ilmiah, buku berikutnya akan mengangkat nama-nama lokal ikan yang digunakan masyarakat Bangka secara turun-temurun.

"Dokumentasi tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur mengenai biodiversitas daerah sekaligus melestarikan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun," katanya.

Swarlanda berharap buku yang telah diterbitkan dapat didistribusikan lebih luas ke berbagai daerah di Indonesia. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang mengenal kekayaan ikan endemik Pulau Bangka dan terdorong ikut menjaga kelestariannya.

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur PT Timah bersedia bekerja sama dan mendukung Yayasan. Diharapkan kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut sehingga upaya pelestarian ikan endemik di Bangka Belitung semakin berkembang," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks