PANGKALPINANG — Apel gabungan yang digelar di halaman Kanwil Kemenkum Babel itu menjadi ajang penguatan sinergi dan koordinasi antardua lembaga. Johan Manurung menegaskan bahwa apel pagi bukanlah sekadar rutinitas, melainkan sarana konsolidasi untuk menyamakan langkah dalam memberikan pelayanan publik.
“Kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun kinerja organisasi. Apel pagi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan koordinasi seluruh jajaran,” ujar Johan dalam sambutannya.
Larangan Sebar Informasi Internal ke Publik
Salah satu poin paling krusial yang disampaikan Johan adalah soal kerahasiaan data instansi. Ia meminta seluruh pegawai lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, dokumen, maupun aktivitas internal yang tidak diperuntukkan bagi konsumsi publik.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut aparatur negara untuk semakin bijak dalam menggunakan media sosial. Setiap unggahan, menurut dia, akan meninggalkan jejak digital yang tidak bisa dihapus dan berpotensi merugikan individu maupun institusi.
“Seluruh pegawai harus berhati-hati dalam bermedia sosial. Jangan sampai informasi internal yang tidak semestinya diketahui publik tersebar keluar. Rekam jejak digital tidak akan pernah hilang, sehingga kita semua harus bijak, cermat, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Pesan Perpisahan Sang Pimpinan
Apel gabungan itu terasa istimewa karena menjadi salah satu agenda terakhir Johan Manurung sebagai Kepala Kanwil Kemenkum Babel. Ia akan memasuki masa purna tugas setelah mengabdi lebih dari empat dekade.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan moral kepada seluruh pegawai untuk terus menjaga semangat pengabdian kepada negara dan masyarakat. Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran mengikuti kegiatan Zoom Meeting bersama Menteri Hukum dengan tertib serta mencermati setiap arahan yang disampaikan untuk ditindaklanjuti sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Hadir dalam apel tersebut Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Rahmat Fery Pontoh, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum N.A. Triandini Oscar, Kepala Kanwil Kementerian HAM Babel Suherman, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Syamsudin.