Pencarian

Pemprov Bangka Belitung Jadikan Kontes Durian di Desa Pelangas Magnet Wisata Baru, 52 Varietas Lokal Diadu

Kamis, 09 Juli 2026 • 16:34:31 WIB
Pemprov Bangka Belitung Jadikan Kontes Durian di Desa Pelangas Magnet Wisata Baru, 52 Varietas Lokal Diadu
Kontes durian di Desa Pelangas diadakan untuk mempromosikan potensi wisata lokal di Bangka Barat.

BANGKA BARAT — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memanfaatkan kontes durian sebagai alat promosi Desa Wisata Pelangas di Kabupaten Bangka Barat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Babel, Wydia Kemala Sari, mengatakan kegiatan yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel ini sengaja dipusatkan di desa yang dikenal sebagai salah satu sentra durian di daerah tersebut.

Potensi Durian Babel Vs Malaysia: Bukan Sekadar Musangking

"Pelangas yang memiliki banyak kebun durian ini potensial untuk terus dibantu agar sektor pariwisata semakin maju," ujar Wydia di Bangka Barat, Kamis. Menurutnya, Malaysia sukses mendatangkan wisatawan asing berkat durian musangking, namun Babel memiliki keunggulan berupa puluhan varietas durian lokal unggul yang tersebar di berbagai pelosok desa.

Pemprov tidak hanya menggelar kontes, tetapi juga mengombinasikannya dengan tradisi "nganggung" — sebutan lokal untuk kenduri durian — yang digelar keesokan harinya dan terbuka untuk umum. "Akan kita sajikan banyak durian asli Babel yang selama ini sudah terkenal sangat enak dan nikmat," tambah Wydia.

52 Varietas Diadu, Juri dari BRIN hingga Praktisi Nasional

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel, Kurniawan, mengungkapkan kontes ini diikuti 52 peserta yang mewakili varietas durian dari seluruh kabupaten/kota di Babel. Untuk menjaga kredibilitas, panitia mendatangkan juri profesional dari kalangan akademisi, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), praktisi durian nasional, dan ahli pengawas benih tanaman dari UPTD Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (PSMB).

"Selama ini masih banyak durian lokal yang tersebar di pelosok desa yang potensial menjadi durian unggul namun belum mendapatkan kesempatan. Melalui kontes ini kita upayakan agar semakin dikenal sehingga nilai jual meningkat," kata Kurniawan.

Warisan Leluhur Kelekak: Daya Tarik Agrowisata Berkelanjutan

Bupati Bangka Barat Markus menambahkan, Desa Pelangas memiliki banyak "kelekak" — hutan kecil warisan leluhur yang ditanami berbagai jenis buah seperti durian, duku, manggis, dan cempedak. Pola berkebun tradisional ini mengajarkan sistem bertahan hidup dan investasi ramah lingkungan yang bernilai ekonomi berkelanjutan.

"Wisatawan akan betah tinggal di Desa Pelangas karena desa ini banyak potensi dan juga sudah kita tetapkan sebagai desa kerukunan dengan tingkat toleransi tinggi," ujar Markus. Ia berharap kontes ini membuat Pelangas dikenal bukan hanya sebagai penghasil durian unggul, tetapi juga desa wisata dengan ragam budaya dan agrowisata.

Pemengaruh Media Sosial Digandeng untuk Promosi Mancanegara

Pemprov Babel juga menggandeng sejumlah pemengaruh untuk membantu promosi melalui media sosial masing-masing. Langkah ini diambil agar potensi durian Babel semakin dikenal hingga ke pasar nasional dan mancanegara. Dengan kombinasi kontes, tradisi budaya, dan promosi digital, pemerintah optimistis Desa Wisata Pelangas mampu menjadi destinasi baru bagi wisatawan yang ingin menikmati durian khas Babel.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks