BELITUNG — Wakil Bupati Belitung Syamsir bersama jajaran Honda Babel dan warga Desa Terong menanam 500 bibit mangrove di pesisir desa tersebut, Senin lalu. Bibit diserahkan langsung oleh HC3 & PR Manager Honda Babel Suryanto kepada Syamsir yang didampingi Kepala Desa Terong Iswandi.
Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan PT Astra Honda Motor, Tunas Group, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Semua bergotong royong menanam mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
Mangrove Jadi Benteng Alami Pesisir Belitung
Selain menahan abrasi, mangrove memiliki fungsi ekologis lain: menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menjaga kualitas lingkungan, dan menjadi habitat berbagai biota laut. Tanaman ini dianggap penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang selama ini menjadi penyangga kehidupan warga.
Suryanto mengatakan bahwa penanaman ini adalah aksi nyata, bukan sekadar seremonial. “Melalui penanaman 500 bibit mangrove ini, Honda Babel ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata,” ujarnya.
Kolaborasi Tiga Pihak Jadi Kunci
Menurut Suryanto, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Ia berharap mangrove yang ditanam hari ini bisa tumbuh baik dan menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang.
Honda Babel menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Belitung, pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga yang berpartisipasi aktif. Sinergi ini, kata Suryanto, membuktikan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Program CSR Berkelanjutan untuk Babel
Ke depan, Honda Babel akan terus menghadirkan program CSR yang berfokus pada pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di Bangka Belitung. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dan filosofi One HEART.
“Setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi dan kualitas hidup generasi masa depan,” pungkas Suryanto.