Pencarian

Antrean Pertalite di Bangka Belitung Masih Mengular Meski Stok Aman, Pertamina Tambah Pasokan 11 Persen

Rabu, 15 Juli 2026 • 21:08:54 WIB
Antrean Pertalite di Bangka Belitung Masih Mengular Meski Stok Aman, Pertamina Tambah Pasokan 11 Persen
Antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Bangka Belitung meski stok Pertalite dinyatakan aman.

PANGKALPINANG — Lonjakan pembelian secara serentak, bukan kelangkaan stok, disebut sebagai penyebab utama antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bangka Belitung. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patna Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyatakan bahwa fenomena ini dipicu oleh aksi panic buying warga setelah beredarnya isu di media sosial.

“Kami memastikan stok dan penyaluran Pertalite di Bangka Belitung dalam kondisi mencukupi dan terus berjalan normal. Peningkatan konsumsi telah kami antisipasi dengan mengoptimalkan distribusi serta melakukan build up stock sekitar 11 persen dari rata-rata konsumsi harian agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Rusminto dalam keterangan resminya.

Konsumsi Pertalite Tembus 101 Persen dari Target

Data internal Pertamina mencatat, konsumsi Pertalite di wilayah Bangka Belitung hingga Juni 2026 telah menyentuh angka 101 persen dari target year to date (YTD). Angka ini menunjukkan bahwa permintaan bahan bakar bersubsidi itu melampaui proyeksi awal yang telah ditetapkan.

Rusminto meluruskan persepsi yang berkembang di tengah masyarakat bahwa antrean terjadi karena pasokan terbatas. “Antrean yang terjadi bukan karena stok terbatas, melainkan adanya lonjakan permintaan dalam waktu yang bersamaan,” tambahnya.

Cuaca Hambat Distribusi, Kapal Pengangkut Terlambat Sandar

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, mengungkapkan bahwa sempat terjadi kendala teknis akibat faktor cuaca yang memengaruhi waktu sandar kapal pengangkut BBM. Kondisi ini sempat memperparah situasi di lapangan sebelum akhirnya distribusi kembali normal.

“Distribusi kini kembali normal setelah kapal pengangkut BBM berhasil sandar. Kami mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik dan belilah BBM sesuai dengan kebutuhan,” tegas Djoni.

Diah (52), warga Pangkalpinang, mengaku terpaksa kembali mengantre setelah sehari sebelumnya gagal mendapatkan Pertalite. “Kemarin sudah antre lama, pas mau dekat giliran saya, stoknya habis,” keluhnya.

Pengawasan Distribusi Diperketat, Mobil Tangki Disiagakan

Untuk mengurai kepadatan dan mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi, Pertamina terus menyiagakan opsi percepatan distribusi menggunakan mobil tangki ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan tinggi. Koordinasi antara Pertamina, pihak SPBU, dan aparat penegak hukum kini diperketat untuk mengatur arus kendaraan di lokasi antrean.

Pengamat menilai langkah taktis menambah cadangan 11 persen sudah cukup responsif terhadap lonjakan permintaan yang terjadi secara tiba-tiba. Namun, pengawasan di tingkat SPBU dinilai tetap menjadi kunci agar distribusi Pertalite tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu.

Bagikan
Sumber: daulatrakyatco.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks