BANGKA BARAT — Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB saat arus lalu lintas mulai sepi. Truk Toyota Dyna bernomor polisi B-9465-CA yang dikemudikan D (56), warga Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok.
Menurut Kasie Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, nahas bermula saat truk tengah menanjak di lokasi kejadian. Dari arah yang sama, korban yang mengendarai Yamaha Scorpio merah bernomor polisi BN-3308-PT tidak mampu menghindar dan langsung menghantam bagian belakang truk.
Korban Meninggal di TKP dengan Luka Berat
Akibat benturan tersebut, AA mengalami luka robek di pelipis kanan dan pipi kiri, serta pendarahan melalui telinga. Tim medis yang tiba di lokasi hanya bisa memastikan korban telah meninggal dunia. "Saat ini kasus sudah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat guna proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Yos saat dihubungi, Senin (18/5/2026).
Petugas Satlantas Polres Bangka Barat langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Barang bukti berupa sepeda motor yang ringsek diamankan, sementara truk tidak mengalami kerusakan berarti. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Imbauan Polisi: Jaga Jarak Aman di Jalur Menanjak
Polres Bangka Barat mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalur menanjak dan minim penerangan pada malam hari. "Masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta tetap fokus agar kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir," kata Yos.
Kecelakaan di jalur menanjak kerap terjadi akibat pengendara motor yang tidak mampu mengantisipasi kecepatan kendaraan di depannya. Polisi mengingatkan agar pengendara tidak memaksakan diri mendahului kendaraan besar di tanjakan, terutama saat jarak pandang terbatas.