PANGKALPINANG — Kebijakan ini mulai berlaku pada pekan ini dan hanya diterapkan untuk lintasan antar-pulau di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jadwal reguler yang sebelumnya hanya beroperasi Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, kini diperluas menjadi Senin hingga Minggu tanpa hari libur.
Lonjakan Penumpang Sudah Terlihat Sejak Pekan Lalu
Saiful Anwar mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah penumpang sudah terpantau sejak akhir pekan lalu. Dari data di lapangan, rata-rata penumpang harian rute Pangkalbalam-Tanjung Pandan biasanya hanya berkisar 150 orang. Angka itu naik signifikan menjadi 350 orang dalam beberapa hari terakhir.
“Saat ini keberangkatan dan kedatangan calon penumpang kapal rute Pelabuhan Pangkalbalam-Tanjung Pandan sudah mengalami peningkatan,” kata Saiful di Pangkalpinang, Selasa.
Rute Jakarta Tidak Terdampak Lonjakan
KSOP memastikan penambahan jadwal ini tidak berlaku untuk rute jarak jauh. Jadwal pelayaran kapal dari Pelabuhan Pangkalbalam menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, masih berjalan normal karena tidak ada lonjakan calon penumpang yang signifikan.
Menurut Saiful, konsentrasi peningkatan mobilitas selama liburan sekolah lebih terpusat pada pergerakan warga antarpulau dalam provinsi, khususnya dari Pulau Bangka menuju Pulau Belitung yang menjadi destinasi wisata keluarga.
Kapal Siaga demi Kenyamanan Pemudik Liburan
Selain menambah frekuensi, KSOP Kelas IV Pangkalbalam juga menyiagakan armada kapal penumpang untuk mengantisipasi jika lonjakan terus terjadi. Saiful menyebut koordinasi dengan perusahaan pelayaran sudah dilakukan untuk memastikan kesiapan armada.
“Saya berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran kapal agar jadwal pelayaran ini ditambah untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berlibur selama liburan sekolah ini,” ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal ke pelabuhan guna menghindari antrean panjang, mengingat kapasitas kapal cepat yang terbatas.