KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Timnas Indonesia mulai bergerak serius menuju Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. John Herdman, pelatih asal Inggris, sudah mengantongi 50 nama pemain yang akan bersaing memperebutkan tempat di skuad final. Turnamen ini diikuti 11 negara Asia Tenggara, dan Garuda datang dengan ambisi mengakhiri puasa gelar.
Justin Hubner dan Marselino Jadi Andalan, Status Masih Uji Coba
Justin Hubner kembali masuk daftar panggilan meski belum bisa dipastikan bisa bergabung penuh. Bek berusia 22 tahun itu masih menjalani pramusim bersama Fortuna Sittard di Belanda. Situasi serupa juga dialami Marselino Ferdinan yang kini memperkuat Oxford United di Inggris. Gelandang serang itu sejak awal diproyeksikan sebagai bagian penting skema Herdman.
Nama mengejutkan lainnya adalah Mathew Baker. Bek muda berusia 17 tahun milik Melbourne City itu sebelumnya sudah mencatat debut bersama Timnas senior pada FIFA Matchday Juni lalu. Kepercayaan Herdman kepada pemain muda ini menunjukkan arah regenerasi yang mulai berjalan.
Mitchell Baker Masuk Daftar, Luke Vickery Belum Terlihat
Dalam daftar wider squad, Mitchell Baker yang masih menjalani proses naturalisasi turut dimasukkan. Namun, berbeda dengan Mitchell, nama Luke Vickery belum muncul dalam panggilan kali ini. Keputusan ini menimbulkan tanda tanya soal progres naturalisasi pemain keturunan lainnya.
Herdman juga memanggil sejumlah pemain yang pernah berkarier di luar negeri dan kini kembali ke Liga Indonesia. Dua di antaranya adalah Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen yang saat ini membela Persib Bandung. Kombinasi ini dinilai penting untuk menciptakan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.
Persaingan Ketat Menanti di Pemusatan Latihan
Masuk dalam daftar 50 pemain belum menjamin tiket ke skuad utama. Herdman menegaskan seluruh pemain harus bersaing ketat selama pemusatan latihan sebelum komposisi final ditentukan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan intensitas persaingan di setiap posisi.
Piala AFF 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Timnas Indonesia yang sudah lama menanti gelar juara kawasan. Dengan skuad yang mulai diperkuat pemain diaspora dan talenta muda, optimisme mulai tumbuh. Namun, perjalanan masih panjang—mulai dari pemusatan latihan hingga pertandingan sesungguhnya.