Pencarian

Antrean BBM di SPBU Bangka Belindung Makin Panjang, Pertamina Blokir Hampir 500 Kendaraan Pelanggar

Selasa, 14 Juli 2026 • 17:21:31 WIB
Antrean BBM di SPBU Bangka Belindung Makin Panjang, Pertamina Blokir Hampir 500 Kendaraan Pelanggar
Antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU di Bangka Belitung akibat praktik pengisian BBM bersubsidi secara berulang oleh oknum tidak bertanggung jawab.

PANGKALPINANG — Ratusan kendaraan mengular di depan SPBU di berbagai titik di Bangka Belitung dalam beberapa pekan terakhir. Bukan karena kelangkaan pasokan, melainkan ulah oknum yang memanfaatkan celah sistem distribusi BBM bersubsidi.

Ketua DPRD Babel, Didit Sri Gusjaya, mengatakan semua sektor merasakan dampak dari antrean ini. Ia mengapresiasi respons cepat Pertamina, namun berharap persoalan segera tuntas. "Kesulitannya seperti apa, semoga ada solusi dan kondisi antrean di SPBU bisa kembali normal," ujarnya di Pangkalpinang, Selasa.

Stok Aman, Tapi Antrean Justru Akibat Ulah Pengisian Berulang

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga, Satriyo Wibowo Wicaksono, membantah adanya gangguan pasokan. Ia menyebut stok BBM di terminal utama aman untuk tujuh hari ke depan, bahkan pasokan Pertalite subsidi ditambah 8 persen.

Justru, kata dia, masalah muncul dari praktik pengisian berulang oleh sejumlah kendaraan. "Banyak kendaraan yang berpindah-pindah dari satu SPBU ke SPBU lain untuk melakukan pengisian berulang. Kami menemukan penggunaan QR code yang sama, ganda, dan plat palsu," jelas Wicaksono.

Blokir Massal: 500 Kendaraan Terjaring, SPBU Nakal Dihentikan Pasokannya

Pertamina Patra Niaga Area Babel telah memblokir hampir 500 kendaraan yang terindikasi melanggar. Selain itu, beberapa SPBU yang tidak patuh terhadap aturan penyaluran BBM subsidi juga dikenai sanksi penghentian pasokan secara bergantian.

"Penghentian pasokan dilakukan secara bergantian agar tidak menimbulkan antrean yang semakin panjang di SPBU lain," ujar Wicaksono.

Polisi Turun Tangan, Masyarakat Diminta Ikut Awasi

Pertamina berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Bangka Belitung untuk mengamankan antrean dan menertibkan kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang. Langkah ini diambil untuk mencegah oknum memanfaatkan situasi.

Wicaksono mengimbau masyarakat tidak panik dan tidak membeli BBM secara berlebihan. "Sebanyak apapun jumlah stok di Pertamina akan tetap disalurkan ke SPBU," tegasnya. Ia juga mengajak media dan masyarakat ikut mengawasi serta melaporkan dugaan pelanggaran di SPBU.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks