KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Sebuah pohon mahoni berdiameter sekitar lima meter dan diperkirakan berusia lebih dari satu abad tumbang saat hujan deras dan angin kencang melanda Kota Medan. Peristiwa terjadi di Jalan Mahkamah, Kecamatan Medan Maimun, Rabu (3/6/2026) malam, ketika sebagian warga tengah beristirahat di rumah masing-masing.
Babinsa Kelurahan Masjid, Sertu Mardi, mengatakan pohon tumbang tersebut menimpa empat rumah warga dan dua kios di lokasi kejadian. "Pohon tumbang mengenai dua kios. Dari kejadian ini ada korban anak-anak," ujarnya.
Dua Anak Alami Luka di Kepala
Dua korban luka berat merupakan anak-anak berusia 9 dan 11 tahun. Keduanya mengalami cedera di bagian kepala setelah tertimpa material bangunan yang runtuh akibat hantaman pohon. Tim medis telah memberikan penanganan awal di lokasi sebelum merujuk korban ke rumah sakit terdekat.
Selain merusak bangunan tempat tinggal, pohon mahoni raksasa itu juga merusak sejumlah tiang listrik di sekitar lokasi. Kabel listrik tertarik saat batang pohon roboh, menyebabkan gangguan aliran listrik di sebagian wilayah Medan Maimun.
Proses Evakuasi Berlangsung Sulit
Puluhan petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kebersihan, Satpol PP, kepolisian, dan Dinas Perhubungan Kota Medan dikerahkan ke lokasi. Ruas Jalan Masjid-Mahkamah ditutup untuk menghindari risiko kecelakaan dan memudahkan proses evakuasi.
Ukuran pohon yang mencapai diameter lima meter membuat proses evakuasi berlangsung cukup rumit. Petugas harus memotong batang dan ranting pohon secara bertahap sebelum dapat membersihkan seluruh material yang menimpa bangunan warga.
Warga Dievakuasi ke Kantor Kelurahan
Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk sementara dievakuasi ke kantor kelurahan setempat. Langkah ini diambil karena kondisi beberapa bangunan masih rawan ambruk pasca tertimpa pohon.
Petugas terus melakukan pendataan terhadap rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. Belum ada angka pasti mengenai total kerugian material yang diderita warga.