Pencarian

IHSG Anjlok 1,79% ke 6.066, Saham Grup Barito dan Bank Besar Jadi Pemberat Utama

Senin, 22 Juni 2026 • 12:34:01 WIB
IHSG Anjlok 1,79% ke 6.066, Saham Grup Barito dan Bank Besar Jadi Pemberat Utama
IHSG turun 1,79% ke level 6.066 dengan dominasi tekanan jual sejak sesi pertama.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), volume perdagangan tercatat sebanyak 9,76 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 184 saham yang berhasil menghijau, sementara 273 saham lainnya stagnan. Tekanan jual terlihat dominan sejak awal sesi pertama.

Saham Konglomerat dan Perbankan Jadi Pemberat

Saham-saham milik grup usaha besar seperti Grup Barito dan Sinarmas tercatat menjadi penekan utama laju IHSG. Tekanan juga berasal dari saham-saham perbankan berkapitalisasi besar yang kompak melemah pada perdagangan hari ini.

Kondisi ini mencerminkan sikap wait and see investor terhadap sejumlah sentimen global dan domestik. Pasar masih menanti kejelasan terkait hasil evaluasi MSCI yang akan diumumkan pekan ini, yang berpotensi mempengaruhi aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.

Fokus pada Kesepakatan Selat Hormuz

Dari sisi geopolitik, analis Phintraco Sekuritas menyebut pembukaan kembali lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz menjadi perhatian utama investor. Hal ini menyusul munculnya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk mencabut blokade di jalur strategis tersebut.

“Pasar mencermati perkembangan ini karena berdampak langsung pada harga energi global dan stabilitas pasokan minyak,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya. Kondisi ini menambah daftar panjang faktor yang membuat investor cenderung mengurangi eksposur risiko di pasar ekuitas.

Katalis Positif Masih Terbatas

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga menunggu rilis data ekonomi Amerika Serikat pekan ini. Data tersebut diperkirakan akan memberikan sinyal lebih jelas mengenai arah suku bunga acuan global, yang turut mempengaruhi pergerakan modal asing di pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Di tengah minimnya katalis positif domestik, investor disarankan untuk mencermati pergerakan nilai tukar rupiah dan harga komoditas sebagai indikasi arah pasar selanjutnya. Keputusan MSCI pada pekan ini akan menjadi penentu utama sentimen dalam beberapa hari ke depan.

Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks