KOBA — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, mengoptimalkan program diversifikasi komoditas hortikultura sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Langkah ini ditempuh agar petani tidak lagi bergantung pada satu atau dua jenis tanaman saja.
Wortel Berhasil Dipanen di Lahan Babel
Salah satu terobosan terbaru adalah uji coba budidaya wortel di Balai Penyuluhan Pertanian Sungai Selan. Hasil panen perdana menunjukkan tanaman yang selama ini identik dengan dataran tinggi mampu tumbuh optimal di Bangka Tengah melalui penerapan teknik budidaya yang tepat.
Keberhasilan ini membuka peluang baru bagi petani lokal untuk mengembangkan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang sebelumnya jarang dibudidayakan di wilayah kepulauan.
Sentra Durian Unggul dan Nursery Hortikultura
Sebelumnya, Pemkab Bangka Tengah telah mengembangkan sentra durian unggul seluas 22 hektare yang tersebar di enam kecamatan. Sebanyak 2.200 bibit durian bersertifikat dari Kementerian Pertanian telah disalurkan kepada kelompok tani untuk membentuk kawasan produksi buah unggulan.
Pemerintah daerah juga membangun nursery hortikultura yang memproduksi bibit cabai merah, cabai rawit, bawang merah, semangka, sayuran daun, dan sayuran buah. Fasilitas ini menjamin kebutuhan benih bermutu dapat dipenuhi secara berkelanjutan.
Strategi Bertahap dan Dukungan Penuh
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Tengah Dian Akbarini mengatakan program diversifikasi dilakukan secara bertahap. "Pengembangan hortikultura di Bangka Tengah saat ini tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan produksi cabai dan bawang merah, tetapi lebih memperluas diversifikasi komoditas agar petani memiliki lebih banyak pilihan usaha yang sesuai dengan potensi lahan dan kebutuhan pasar," ujarnya di Koba, Senin.
Menurut Dian, pengembangan komoditas baru diikuti dengan penguatan sarana produksi, pendampingan penyuluh, hingga dukungan pascapanen. "Kami menyiapkan dukungan dari sisi hulu melalui penyediaan bibit unggul, pembangunan nursery, pendampingan penyuluh, hingga penguatan sarana pascapanen," katanya.
Target: Pendapatan Petani Naik, Ketahanan Pangan Daerah Kuat
Diversifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemkab Bangka Tengah tetap mempertahankan pengembangan komoditas strategis seperti cabai merah dan bawang merah, namun kini menambah komoditas baru yang memiliki prospek pasar dan nilai ekonomi lebih tinggi.
Langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana daerah kepulauan mampu berinovasi di sektor pertanian dengan memanfaatkan potensi lahan lokal dan dukungan teknologi budidaya yang tepat.