MENTOK — Dua gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah Sejiran Setason, Kabupaten Bangka Barat, resmi beroperasi. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Bangka Barat Markus pada Senin (24/3) di kompleks rumah sakit tersebut. Fasilitas yang diresmikan meliputi instalasi rawat jalan dan instalasi dialisis.
"Sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, hari ini kita resmikan instalasi rawat jalan dan instalasi dialisis di RSUD Sejiran Setason Bangka Barat. Peningkatan sarana dan prasarana ini sejalan dengan upaya kita meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Markus dalam sambutannya.
Layanan Terpadu Satu Pintu untuk Warga Bangka Barat
Dengan beroperasinya dua gedung baru ini, RSUD Sejiran Setason mulai menerapkan konsep pelayanan terpadu satu pintu atau One Stop Service. Artinya, pasien tidak perlu lagi berpindah-pindah gedung untuk mengurus administrasi hingga mendapatkan pengobatan.
Masyarakat kini bisa mengakses berbagai layanan dalam satu atap, mulai dari pendaftaran, pojok mobile JKN, konsultasi dokter spesialis, pengambilan obat, hingga pembayaran. Layanan penunjang seperti laboratorium, radiologi digital, unit transfusi darah, dan fisioterapi juga sudah tersedia.
Teknologi USG 5 Dimensi dan Rencana CT Scan
Rumah sakit milik daerah itu juga telah melengkapi diri dengan peralatan medis modern. Layanan USG Obgyn yang ada saat ini sudah menggunakan teknologi lima dimensi. Selain itu, RSUD Sejiran Setason juga tengah merencanakan pengoperasian layanan CT Scan dalam waktu dekat.
"Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan tenaga medis yang terbaik, fasilitas medis yang lengkap, aman, dan ruang pelayanan yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang," ujar Markus.
Kekosongan Dokter Spesialis Jantung Jadi Prioritas
Di balik peresmian fasilitas baru, Pemkab Bangka Barat masih bergulat dengan masalah kekurangan tenaga medis spesialis. Bupati Markus mengakui bahwa pihaknya telah melakukan audiensi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengatasi kekosongan dokter spesialis jantung pembuluh darah.
"Berbagai upaya sudah kita lakukan agar mendapatkan perhatian dan dukungan Kemenkes dalam menyediakan berbagai kebutuhan agar pelayanan RSUD semakin baik," katanya.
Pemerintah daerah juga terus memperkuat dukungan peralatan medis dan berupaya memenuhi kebutuhan sumber daya manusia kesehatan, terutama dokter spesialis, agar transformasi layanan di RSUD Sejiran Setason berjalan optimal.
Rencana Pengembangan Gedung Empat Lantai
Ke depan, Pemkab Bangka Barat telah merencanakan pengembangan RSUD Sejiran Setason menjadi gedung pelayanan terpadu setinggi empat lantai. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.
Markus mengapresiasi seluruh jajaran RSUD yang telah berinovasi demi meningkatkan kepuasan pasien. "Kami telah merencanakan pengembangan RSUD Sejiran Setason menjadi gedung pelayanan terpadu empat lantai guna menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus meningkat," pungkasnya.