Pencarian

Perempuan Pertama Maju Pilkades Bangka Selatan, Sri Hartati Bawa Harapan Baru untuk Desa Bangka Kota

Selasa, 30 Juni 2026 • 23:17:31 WIB
Perempuan Pertama Maju Pilkades Bangka Selatan, Sri Hartati Bawa Harapan Baru untuk Desa Bangka Kota
Sri Hartati, perempuan pertama yang maju Pilkades di Bangka Selatan, membawa harapan baru untuk Desa Bangka Kota.

BANGKA SELATAN — Partisipasi perempuan dalam politik lokal di tingkat desa mendapat angin segar. Pilkades Serentak Kabupaten Bangka Selatan pada 14 Juli 2026 tidak hanya akan memilih pemimpin di tujuh desa, tetapi juga mencatat sejarah baru: kehadiran kandidat perempuan sebagai calon kepala desa di lingkungan Simpang Rimba dan Payung.

Sosok tersebut adalah Sri Hartati. Perempuan kelahiran Desa Bangka Kota ini memutuskan pulang kampung dan maju melalui jalur kepemimpinan desa, sebuah langkah yang disebutnya sebagai bentuk pengabdian. Keikutsertaannya bukan sekadar menjadi pelengkap kontestasi, melainkan simbol bahwa ruang demokrasi lokal harus terbuka bagi perempuan.

“Saya paham betul bagaimana ruang-ruang hidup dan pencaharian warga di Bangka Kota mengalami penurunan performa serius dalam beberapa tahun belakangan. Kemiskinan meningkat, lapangan pekerjaan kian sulit, akses dan peluang pendidikan juga masih perlu diseriusi,” ungkap Sri Hartati.

Rekam Jejak Seorang Pendidik dan Aktivis

Sebelum maju sebagai calon kepala desa, Sri Hartati memiliki pengalaman panjang di dunia pendidikan dan pengawasan pemilu. Ia pernah mengajar sebagai guru di SMA 1 Simpang Rimba, Bangka Selatan, serta menjadi Dosen Luar Biasa di Departemen FISIP Universitas Sriwijaya Palembang, Departemen FISIP Universitas Bangka Belitung, dan IAIN SAS Babel.

Selain mengajar, ia juga aktif sebagai aktivis organisasi sejak muda. Ia pernah mengabdikan diri mengajar santri-santriwati TPA di Simpang Rimba dan hingga kini masih aktif mendidik anak-anak desa, khususnya dalam memperkuat kapasitas akademik dan kemampuan bahasa Inggris. Di bidang kepemiluan, ia pernah bertugas di lembaga Panwascam Simpang Rimba.

Harapan Baru di Tengah Dominasi Maskulin

Langkah Sri Hartati dinilai membawa spirit baru. Selama ini, kepemimpinan desa di Bangka Selatan nyaris didominasi laki-laki. Menurutnya, banyak kebijakan publik desa yang lahir justru membuat pihak perempuan paling terbebani. Ia berkomitmen menghadirkan produk kebijakan yang berpihak kepada semua lapisan warga, khususnya mereka yang lemah.

“Tentu miris sekali karena harus ada warga yang jadi ‘maling’ di kampung sendiri. Tak heran ada banyak warga yang berurusan dengan hukum dan penjara,” katanya, menyoroti dampak lanskap pembangunan sosial-ekonomi desa yang kurang kuat berpihak kepada warga.

Komitmen Membuka Kolaborasi dan Dialog Warga

Sri Hartati berjanji, jika diberi amanah memimpin Desa Bangka Kota, ia akan membuka jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk swasta, NGO, dan lingkungan pendidikan. Ia juga berkomitmen mengadakan ruang dialog interaktif rutin dengan semua lapisan warga, mulai dari ibu rumah tangga hingga tokoh pemuda.

Pilkades Serentak Bangka Selatan tahun ini menjadi ajang pembuktian apakah demokrasi desa mampu memberikan ruang setara bagi perempuan untuk berkiprah dalam pembangunan. Langkah Sri Hartati, seterjal apa pun, telah membuka pintu itu.

Bagikan
Sumber: negerilaskarpelangi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks