Pencarian

Kunjungan 2 Juta Wisatawan Nusantara ke Bangka Belitung Dorong Perekonomian Daerah

Rabu, 01 Juli 2026 • 17:26:01 WIB
Kunjungan 2 Juta Wisatawan Nusantara ke Bangka Belitung Dorong Perekonomian Daerah
Kunjungan wisatawan nusantara ke Bangka Belitung mencapai 2 juta pada 2026, mendorong perekonomian daerah.

PANGKALPINANG — Kepala BPS Kepulauan Bangka Belitung, Sugeng Arianto, menyatakan peningkatan jumlah wisnus menjadi indikator positif bagi pembangunan pariwisata dan perekonomian daerah. "Kunjungan wisnus tahun ini meningkat 9,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 1,83 juta orang. Ini dapat mendorong pembangunan pariwisata dan perekonomian daerah ini," ujarnya di Pangkalpinang, Rabu.

Data BPS juga menunjukkan bahwa warga Bangka Belitung yang berwisata ke luar daerah pada periode yang sama mencapai 2,04 juta orang. Angka ini naik 3,80 persen dibandingkan Januari hingga Mei 2025 yang sebanyak 1,96 juta orang.

Wisatawan Mancanegara Melonjak Hingga 79 Persen

Pada Mei 2026, perjalanan wisnus berdasarkan tujuan tercatat sebanyak 414.070 perjalanan, atau naik 11,60 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah wisatawan yang menginap di hotel pada Mei 2026 mencapai 65.838 orang, mengalami kenaikan 3,83 persen dari bulan sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, wisatawan domestik mendominasi dengan 64.774 orang, naik 3,12 persen dari 62.815 orang pada bulan sebelumnya. Sementara itu, wisatawan asing yang berkunjung sebanyak 1.064 orang, melonjak signifikan hingga 79,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 593 orang.

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang Turun Tipis

Meski jumlah kunjungan meningkat, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Bangka Belitung pada Mei 2026 justru tercatat sebesar 29,36 persen. Angka ini turun 1,03 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 30,39 persen.

TPK hotel bintang tertinggi terjadi di Kota Pangkalpinang sebesar 33,83 persen, disusul Kabupaten Bangka Tengah 28,87 persen, dan Belitung 27,78 persen. Kabupaten Bangka menjadi daerah dengan TPK terendah, hanya 24,46 persen.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks