Pencarian

Kemendikdasmen Hadirkan Sekolah Satu Atap di Pulau-Pulau Kecil Bangka Belitung, Target Atasi Kesenjangan Pendidikan Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 • 15:15:01 WIB
Kemendikdasmen Hadirkan Sekolah Satu Atap di Pulau-Pulau Kecil Bangka Belitung, Target Atasi Kesenjangan Pendidikan Daerah 3T
Kemendikdasmen membangun Sekolah Satu Atap di pulau-pulau kecil Bangka Belitung untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.

PANGKALPINANG — Kemendikdasmen memprioritaskan pembangunan Sekolah Satu Atap di wilayah 3T, termasuk pulau-pulau kecil di Bangka Belitung. Langkah ini diambil untuk menekan angka kesenjangan akses dan mutu pendidikan yang masih tinggi di daerah terpencil.

Mengapa Sekolah Satu Atap Dibutuhkan di Pulau-Pulau Kecil?

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa masih banyak anak Indonesia belum mendapat kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi, kondisi geografis, disabilitas, hingga faktor sosial budaya. Di Kepulauan Bangka Belitung, tantangan geografis menjadi hambatan utama bagi anak-anak di pulau terpencil dan desa terpelosok.

"Pengembangan Sekolah Satu Atap ini difokuskan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, agar anak-anak bangsa di daerah 3T ini mendapatkan akses pendidikan bermutu dan berkualitas dengan mudah," kata Abdul Mu’ti di Pangkalpinang, Kamis.

Satu Kawasan untuk TK hingga SMA

Konsep Sekolah Satu Atap mengintegrasikan jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan. Dengan begitu, siswa tidak perlu menempuh jarak jauh atau pindah pulau untuk melanjutkan sekolah.

Abdul Mu’ti menambahkan, program ini bisa diterapkan di pulau-pulau kecil berpenghuni di Provinsi Kepulauan Babel. "Agar anak-anak di pulau-pulau terpencil dan desa terpelosok ini mendapatkan akses pendidikan yang baik dan berkualitas," ujarnya.

Kesenjangan Pendidikan yang Masih Menganga

Menurut data yang dipaparkan Mendikdasmen, kesenjangan pendidikan di Indonesia tidak hanya soal akses, tetapi juga mutu. Banyak daerah yang kekurangan guru, fasilitas belajar, dan infrastruktur sekolah yang layak.

"Kami berharap kehadiran Sekolah Satu Atap ini dapat mengatasi berbagai kesenjangan pendidikan di Indonesia," kata Abdul Mu’ti saat menghadiri Wisuda Ke-17 Universitas Muhammadiyah Babel.

Program ini menjadi salah satu prioritas Kemendikdasmen untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses seluruh masyarakat, sebagaimana diamanatkan konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks