PANGKALPINANG — Bazar Durian Cumasi Bangka Belitung 2026 resmi digelar di kawasan Destar Point, Pangkalpinang, dan akan dibuka langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, pada Minggu (5/7/2026). Acara yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 ini menggunakan skema pembiayaan non-APBD, yakni melalui kemitraan dan sponsorship. Juhaini, yang mewakili wali kota, meninjau langsung kesiapan lokasi pada Sabtu (4/7/2026).
Mengapa Durian Cumasi Jadi Ikon Utama?
Pemkot Pangkalpinang memilih Durian Cumasi atau yang juga dikenal sebagai Durian Namlung sebagai daya tarik utama bazar. Juhaini menjelaskan varietas ini memiliki nilai komparatif tinggi karena dagingnya tebal, teksturnya lembut, dan bercita rasa manis legit dengan sentuhan sedikit pahit. “Kenapa kita angkat Durian Cumasi? Karena saat ini varietas ini sedang tren, baik di Bangka Belitung maupun di seluruh Indonesia. Selain rasanya yang premium, pembibitannya sudah meluas dan sangat cocok dengan kondisi tanah daerah kita,” ujar Juhaini di lokasi acara.
Delapan Target Strategis Pemkot Pangkalpinang
Juhaini memaparkan, bazar ini tidak sekadar ajang jual-beli durian. Ada delapan tujuan utama yang ingin dicapai, yaitu:
- Memperkenalkan durian khas Bangka Belitung ke khalayak luas;
- Meningkatkan pendapatan petani dan pedagang durian;
- Menggerakkan ekonomi lintas sektor, mulai dari UMKM kuliner, kerajinan, transportasi, hingga jasa;
- Menarik wisatawan pecinta durian ke Pangkalpinang;
- Menjadi wadah promosi produk unggulan UMKM lokal;
- Membangun citra Pangkalpinang sebagai pusat wisata kuliner dan ekonomi kreatif;
- Mempererat kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat;
- Menyediakan ruang rekreasi keluarga dengan berbagai kegiatan pendukung.
Lomba Durian hingga Kebab Durian: Ragam Kegiatan di Bazar
Selain durian utuh, pengunjung bisa menjumpai beragam olahan inovatif seperti kebab durian, produk kerajinan, dan kuliner khas lainnya. Di dalam rangkaian acara, juga akan digelar lomba durian dengan juara pertama dan kedua sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas hasil petani lokal. “Di lokasi, sejumlah stan sudah mulai beroperasi. Selain durian utuh, pengunjung juga bisa menjumpai beragam olahan inovatif seperti kebab durian serta produk kerajinan dan kuliner khas lainnya,” tutur Juhaini.
Destar Point Ditetapkan Sebagai Lokasi Tetap Bazar Musiman
Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen menjadikan Destar Point sebagai lokasi tetap untuk bazar serupa pada musim panen mendatang. Langkah ini diambil demi menjaga keberlanjutan pendapatan pelaku usaha dan menjadikan kawasan tersebut pusat kegiatan ekonomi unggulan daerah. Di sesi akhir acara, Pemkot Pangkalpinang juga akan membagikan hadiah bagi juara tercepat membelah durian dan menggelar senam bersama. “Kita akan terus galakkan kegiatan ini di lokasi ini, untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan bahwa Durian Cumasi juga ada di Pangkalpinang,” pungkas Juhaini.