PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dan melahirkan inovasi baru dalam tata kelola pemerintahan. Hal itu disampaikan Wali Kota Prof. Saparudin Masyarif usai mengikuti Executive Preview KPPD Angkatan III Tahun 2026.
Program yang digagas Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Kementerian Dalam Negeri, dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) itu dirancang untuk membekali para kepala daerah dengan perspektif kebangsaan dan kepemimpinan strategis.
Bekal Wawasan Strategis untuk Kepala Daerah
Dalam forum tersebut, narasumber dari tiga lembaga membahas isu-isu strategis seperti ketahanan nasional, geopolitik, kepemimpinan daerah, hingga strategi menghadapi tantangan pembangunan di era transformasi digital.
Saparudin menilai kegiatan ini menjadi ruang penting bagi kepala daerah untuk memperkuat perspektif kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Tujuannya agar memperkuat kepemimpinan serta meningkatkan kemampuan dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika global dan kebutuhan masyarakat,” kata Saparudin dalam keterangannya, Senin.
Sinergi Pusat-Daerah Kunci Keberhasilan Pembangunan
Menurut Saparudin, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Karena itu, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat.
“Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang optimistis mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus melahirkan inovasi baru dalam tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai materi yang disampaikan para narasumber menjadi bekal penting bagi pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di Kota Pangkalpinang.
“Kami memperoleh berbagai perspektif strategis yang bisa menjadi bekal dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan mempercepat pembangunan di Kota Pangkalpinang,” tuturnya.